MOTIVASI & LEADERSHIP

artikel motivasi, inspirasi dan Leadership, marketing kreatif

Friday, 1 December 2017

PASSION, CONFIDENCE and PERFORMANCE

PASSION, CONFIDENCE and PERFORMANCE

Namanya Nadia, umurnya 15 tahun, dia anak kedua dari 3 bersaudara.
Seperti kebanyakan anak tengah , Nadia juga mengalami middle child syndrome.
Mau berprestasi bagus, sudah keduluan sama kakaknya (kebetulan kakaknya Nadia selalu berprestasi akademis bagus, dan dapet scholarship ke Amerika pula), mau bertingkah lucu, kalah lucu sama adiknya.
Akibatnya Nadia seperti kejepit di tengah tengah dan ini membawa akibat pada rasa percaya dirinya  dan juga pada prestasi akademis di sekolahnya yang biasa biasa.

Banyak orang tua yang pada saat anaknya berprestasi kurang bagus akan langsung buru-buru memberikan les tambahan. Misalnya nilainya matematika kurang bagus, akan langsung diberikan kursus matematika. Padahal anaknya mungkin tidak enjoy belajar matematika. Kasihan ya? Dan tentu saja meskipun dikursusin sampe kurus pun anaknya gak akan jadi juara kelas.
Ternyata mama dan papanya Nadia punya metode yang lain untuk memotivasi dan mengembangkan potensi Nadia.
Kita dengarkan kelanjutan ceritanya ya ....


Mama dan Papanya Nadia menganggap bahwa ternyata yang paling penting adalah menumbuhkan rasa percaya diri Nadia. Dan itu baru bisa tumbuh kalau Nadia menemukan passionnya.
Jadi akhirnya mamanya Nadia pun sibuk mencari hobby di mana Nadia akan perform.
Maka Nadia pun dicoba ikut les berenang, ternyata prestasinya biasa saja. Nadia pun ikut les piano, biasa biasa saja, ikut berkuda, menari, balet, atletik , semuanya prestasi Nadia standard.
Sampai akhirnya orang tuanya berkenalan dengan seorang guru senam di dalam pesawat , dan kemudian Nadia pun ikut kelas senam (gymnastic). Dan ternyata di situ Nadia punya bakat dan passion yang tinggi yang membuat Nadia semangat berlatih. Dan akhirnya Nadia pun sering ikut berkompetisi. Dan Nadia pun memenangkan beberapa medali di kompetisi senam di Jakarta, Singapore dan Philippines.



Setelah memenangkan medali senam, Nadia pun berpikir "Wah ternyata kalau saya berlatih keras, saya pun bisa menjadi juara!" Jadi Nadia pun tumbuh percaya dirinya yang tinggi. Dengan modal percaya diri yang tinggi akhirnya  Nadia pun belajar keras untuk pelajaran di sekolahnya.
Dan akhirnya Nadia mendapatkan nilai tertinggi di sekolahnya pada mata pelajaran Matematika, Kimia dan Bahasa Inggris!

Seorang teman saya (sebut saja namanya Catherine), lulusan jurusan Matematika di sebuah universitas di Eropa. Dia diterima di sebuah perusahaan besar dan ditempatkan di bidang Finance. Prestasinya biasa biasa saja. Ternyata memang passionnya bukan di Finance. Dia minta pindah ke IT, tetap biasa biasa saja. Dua tahun kemudian dia pindah ke sales. Ternyata di situ passionnya. Dan akhirnya dia berprestasi sangat bagus, kariernya maju pesat dan sekarang Catherine menjadi Country Director di perusahaan itu!

Apa pelajaran yang bisa dipetik?
Tumbuhkan rasa percaya diri (self confidence) sebelum mengharapkan prestasi yang tinggi.
Dan rasa percaya diri itu bisa tumbuh dengan pesat pada saat kita menemukan passion kita.

Dan tentu saja ini berlaku pada Nadia yang masih 15 tahun, dan juga pada anak anak balita ,  buat karier anda sendiri dan bahkan karyawan karyawan anda di kantor.

Ingat urut-urutannya ...

- FIND YOUR PASSiON
- BUILD YOUR CONFIDENCE
- DELIVER HIGH PERFORMANCE

Kita bahas satu persatu ya ....

- FIND your PASSION

Ternyata orang akan berpeluang jauh lebih besar untuk berprestasi tinggi di bidang yang dia mempunyai passion!
Nah, masalahnya adalah apa passion mereka? Dan bagaimana menemukannya? Ada yang sudah tua dan belum juga menemukan passionnya. Hanya ada satu cara, try and error, mencoba dan mencoba.
Seorang legenda sepakbola Jerman bernama Karlheinz Rumeniege (yang menjadi juara dunia sepakbola), baru mengenal olahraga sepakbola saat dia berumur 18 tahun. Dia mencoba dan mencoba bidang bidang olahraga yang lain sebelum akhirnya berkenalan dengan sepakbola. Belasan cabang olahraga ditekuninya sebelum akhirnya bertemu sepakbola.
Nadia harus mencoba musik, piano, menari, balet, berenanh, atletik dan berkuda sebelum akhirnya menemukan olahraga senam sebagai passion yang akhirnya membawa percaya diri dan prestasi yang tinggi!

Biarkan anak anak anda mencoba! Mereka juga belum tahu bakat dan passionnya apa?
Padahal banyak orang tua yang membelikan gitar kepada anaknya. Setelah tiga bulan kemudian anaknya bosan main gitar dan minta dibelikan raket badminton, anaknya pun dimarahi,"Dulu beli gitar belum ditekuni, sekarang sudah minta raket badminton!"

Jangan marahi mereka, mereka sedang mencoba-coba, mereka juga belum tahu bakag dan passionnya .
Let them explore, let them experiment, let them try and let them make mistake, until they find their passion.
Ingat, setelah ketemu passionnya, percaya diri akan tumbuh dan prestasi akan maju pesat!

- BUILD your CONFIDENCE

Setelah ketemu passion, latihanlah dengan keras agar prestasi anda di situ lebih bagus, jauh lebih bagus dibandingkan teman teman anda. Nah prestasi yang bagus ini akan membawa rasa percaya diri yang tinggi!

Nadia bilang,"Saya suka banget dengan olahraga senam. Saya merasa saya bisa melakukan wonderful magic tricks hanya dengan menggunakan tubuh saya , tanpa alat apapun!
Saya terus berlatih. Kemudian saya mendapatkan medali di kompetisi internasional!
Dan saya berpikir, wah ternyata saya bisa menjadi juara! I am not that bad ...
Berarti kalau saya belajar keras di sekolah, saya juga bisa menjadi juara di sekolah dong"

Catherine berkata,"Waktu saya bekerja di departemen Finance, saya merasa bahwa saya orang biasa biasa saja. Self confidence saya rendah.
Tapi waktu saya di sales dan performance sales saya jauh lebih tinggi dari yang lain, rasa percaya diri saya tumbuh !"

Find your passion and you will find your self confidence!

- DELIVER high PERFORMANCE

 Nah , setelah anda menemukan passion dan percaya diri, sekarng waktunya  bekerja keras.
Jangan salah ! Bukan berarti anda ketemu passion dan percaya diri , terus anda gak usah bekerja keras. No way!

Anda tetap harus bekerja keras, jauh lebih keras daripada yang lain .
Ya iyalah hidup itu sederhana : kalau anda ingin mencapai lebih dari yang lain, anda harus bekerja lebih keras dari yang lain.
Logis kan?
Cuma, anda akan lebih semangat bekerja keras karena passion dan confidence sudah terbentuk.
Pada lebel tertentu, anda nggak akan melihat bedanya bekerja keras dan main main.
Nah, di sinilah prestasi tinggi akan datang.

Jadi ingat , kadang kadang untuk menemukan performance terbaik anda, ternyata urutannya adalah ...

- FIND YOUR PASSiON
- BUILD YOUR CONFIDENCE
- DELIVER HIGH PERFORMANCE


Penulis : Pambudi Sunarsihanto
By. Creative Inspirasi

No comments:

Post a Comment