MOTIVASI & LEADERSHIP

artikel motivasi, inspirasi dan Leadership, marketing kreatif

Wednesday, 15 November 2017

KUMPULAN KISAH INSPIRASI DASYAT

Karya Inspirasi

KUMPULAN KISAH INSPIRASI DASYAT


Ulat dan Daun Pada Pohon


INSPIRASI POHON DAN ULAT

 
Suatu Kisah yang Menarik untuk Kita Belajar Bersama, dimana Kasih dan Perhatian Hadir diantaranya.
Pada suatu siang yang terik pada Sebuah Rumah, ada sebuah pohon mangga yang rindang hiduplah seekor ulat yang sedang kelaparan. Tanpa pikir panjang si ulat pun segera saja memanjat pohon itu dan mendapati daun-daun pohon itu sangat segar, ia pun segera saja memakan dedaunan itu dengan lahapnya.

Tiba-tiba si pohon mangga menegur si ulat karena tidak meminta izin memakan daun miliknya. Dengan alasan lapar si ulat minta maaf & memohon izin kepada si pohon untuk merelakannya. Tapi pohon itu tetap bersikeras melarangnya.

Alasannya adalah karena saat ini di daerah tersebut sedang dilanda musim kemarau yang panjang & ia tidak punya cukup banyak daun.
Jika si ulat memakannya maka kemungkinan ia tidak akan dapat berbunga. Artinya ia juga tidak akan menghasilkan buah.
Jika hal itu terjadi maka si pemilik pohon pasti akan datang dan menebang dirinya. kata si Pohon mangga. Sehingga saya dibuang karena tidak mempunyai arti bagi sang pemilik, kata Mangga dengan nada Sedih.

Tapi si Ulat kembali memohon dengan amat sangat. Karena jika ia tidak segera makan daun, maka ia akan mati, karena siklus hidupnya akan segera datang padanya dan ia harus menjadi kepompong. sambil terus memohon kepada Sang Pohon.

Akhirnya sang pohon pun kasihan padanya, ia pun mengizinkan si ulat untuk memakan daun miliknya asalkan tidak memakan “semua” daunnya. kata Si Pohon Mangga.

Si ulat pun senang mendengarnya, si Ulat berterimakasih kepada Si Pohon Mangga & ia berdoa semoga turun hujan agar si pohon bisa tumbuh lebih subur lagi.
Ternyata doa si ulat dikabulkan.
Hujanpun turun & si pohon menjadi subur. dan Menjadikan Pohon mangga itu Terlihat lebih rindang karena Daunnya yang sudah mulai lebat lagi.

Beberapa hari kemudian si ulat berubah menjadi kepompong lalu ia menjadi kupu-kupu.


Kupu-kupu yang Cantik
Sekalipun setelah hujan tersebut tanah sudah subur, namun sesungguhnya kondisi pohon tersebut masih merana. Karena pohon mangga tersebut mandul alias tidak kunjung berbuah.

Sang ulat yang sudah berubah jadi kupu-kupu berkata kepada si pohon.

"Sahabatku yang baik terima kasih atas bantuanmu selama ini. Aku bisa memperoleh makanan yang cukup, dan bisa berhibernasi dengan tenang serta bermetamorfosa menjadi bentukku saat ini. Semua ini dimungkinkan karena kebaikan hatimu. Kini adalah giliranku untuk membantumu. Aku akan pergi mencari serbuk saripati pohon lain & akan kuberikan kepadamu agar engkau dapat segera berbuah dengan lebatnya."

Buah Lebat dan Manis

Akhirnya si ulat yang kini sudah jadi kupu-kupu tersebut menepati janjinya. Pohon mangga itupun kini berbuah manis & lebat.

Ternyata Kebaikan si pohon akhirnya berbuah manis untuk dirinya sendiri.

Sesungguhnya setiap manusia juga punya hubungan timbal balik antara sesamanya. Oleh karenanya mari kita memupuk kebaikan pada Semua Teman-Teman dan sahabat kita sebab itu teruslah berbagi kasih dan Saling tolong menolong, karena kita tidak tau kapan buah yang kita tabur itu akan kita petik dengan manis buahnya.

_"True friendship is an unconditional, unselfish, reciprocal service not by lips, but heart to never let its in-built trust to ever fall apart."_ Anuj Somany


Have a GREAT day!
Teruslah Berbagi Kasih dengan Menaruh simpati.
Share Link ini Ke Semua Teman Terbaikmu.
Slamat Berkarya.

Penulis : GC
By. Creatif Inspirative





🌻 *Inspirasi hari ini*💥


         *Satu Jam Yang Sederhana*


Seorang anak bertanya dengan polosnya kepada ibunya:

Anak  : Apakah kita bisa hidup tidak
             berdosa selama hidup kita,
             Ibu…?“

Ibu.   :  sambil memandang anaknya
             "Tidak, nak…“

Anak : (memandang ibunya), dan
            bertanya kembali,,,,
           "Apakah kita bisa hidup tanpa
            berdosa dalam setahun…?”

Ibu.  : sambil menggelengkan
           kepala dan tersenyum,

Anak. : "Oh,,, kalau 1 bulan, apakah
             kita bisa hidup tanpa
              melakukan  kesalahan…?”

Ibu.   : sambil tertawa…
           "Mungkin tidak bisa  nak…”

Anak.  : "Ohh,, dan
              Apakah kita bisa hidup
              tidak berdosa dalam 1 jam
              saja…?”

Ibu.   : diam,,,,, dan mengangguk.
           "Kemungkinan besar, bisa
            nak…”

Anak : tersenyum lega…
           "Jika demikian, aku akan
           hidup benar dari jam ke jam,
           ibu.
           Kelihatannya akan lebih
            mudah menjalaninya, dan
           aku akan menjaganya dari
           jam ke jam, sehingga aku
           dapat hidup dengan benar,, “

Marilah kita hidup dari waktu ke waktu,
Latihan yang paling kecil dan sederhana akan
menjadikan kita terbiasa,,,


*HIDUPLAH 1 JAM TANPA* :

a. Kemarahan,
b. Hati yang jahat,
c. Pikiran negatif,
d. Menjelekkan orang,
e. Keserakahan,
f. Pemborosan,
g. Kesombongan,
h. Kebohongan,
i. Kepalsuan…

Lalu ulangi lagi untuk 1 jam berikutnya..

*HIDUPLAH 1 JAM DENGAN* :

a. Kasih sayang kepada sesama…
b. Damai,
c. Kejujuran,
d. Kesabaran,
e. Kelemah lembutan hati,
f. Ketulusan..

Mulailah dari Jam sekarang…

Satu jam yang sederhana, tapi sangat mungkin akan berarti bagi perjalanan 10 tahun ke depan, bahkan mungkin sampai akhir hayat…

*Mari kita coba mulai..*🙏

Teruslah Berbagi Kisah Bagi Sesama...
Share Link ini Ke Teman2 Terdekatmu


Penulis : NN.
By. Creative Inspirasi

No comments:

Post a Comment